Showing posts with label tutorial. Show all posts
Showing posts with label tutorial. Show all posts

Thursday, April 27, 2017

Tutorial Rooting Andromax I3 Hisense AD689G

Tutorial Rooting Andromax I3 Hisense AD689G


Few days ago, I experienced so much trouble with my internet connection. Ive been a subscriber of smart Bro for 7 years now. The past years, Ive fully enjoyed their service and the speed it offers. There seems no problem at all in the beginning but as years go by, I encountered slow connection as well as on and off connection. Im frustrated and not satisfied anymore but opted to continue my subscription because other internet providers are more worse than this like Globe, W-Tribe, Bayantel etc., the way I heard from different subscribers. I dont have any other choice but to wait for the better one (sad).

In fact, I never asked for a rebates on the monthly bill for the unused hours or days lost during the service. I never complained much as I want to, for I assume that they are monitoring on it. And I know that they are committed to providing better internet service. And I pay for it and expect good service in return.

Yesterday, I made an authorization letter for my wife to avail of retention Plan 749 available for the old subscribers who are outside the lock-in period. Meaning, they are giving these as a rebate for continues patronage of their service. Therefore, I will be paying P749 next month instead of P999 pesos monthly. This is surely a rebates! Im Glad it was approved.

Few reasons I found out why slow connection occurs (Im not talking to one providers alone but to all of them).
  1. An exceeding number of subscribers in each base. If a certain base exceeded in numbers, of which the total speed is divided among them, then a slow connection occurs. Consider those who owns an internet cafe with a lot of units. 
  2. Incorrect position of the unit or they call as Canopy. 
  3. Weak Signal. 
  4. Poor location of the subscribers. 
  5. Defective unit either the canopy, router or LAN card. 
Still, Im hoping for a better internet service that will satisfy the demand of some internet users.


Available link for download

Read more »

Tuesday, April 25, 2017

Tutorial Separation Studio untuk Separasi Warna Film Sablon

Tutorial Separation Studio untuk Separasi Warna Film Sablon


Siapkan gambar yang mau dipecah warnanya, usahakan gambar mempunyai resolusi 300 dpi pada ukuran cetak yang diinginkan.

1. Buka gambar di Photoshop untuk di cek dan disesuaikan resolusi serta ukurannya.


2. Hapus background hitam pada gambar menggunakan tool color range. Karena desain akan disablon pada kain berwarna hitam. Lalu save as menggunakan format PNG biar backgroundnya tetap transparan. Sekarang desain sudah siap diolah menggunakan Separation Studio.


3. Buka file desain tadi mengggunakan Separation Studio.


Gambar langsung terbagi menjadi 9 channel warna. hapus channel yang tidak diperlukan seperti channel blue, purple, dan green.

4. Editan gambar seperlunya untuk mempertegas warna desain. Cara klik kanan pada channel lalu pilih adjust channel. Sebagai contoh saya tingkatkan nilai contras pada channel red, gold, dan grey. Beberapa channel juga sudah dihapus.


Setelah selesai di edit, simpan filenya. File hasil penyimpanan akan memiliki format Eps. Sampai di sini proses menggunakan Separation Studio sudah selesai. Selanjutnya file hasil dari pengolahan ini dibuka menggunakan Photoshop untuk di-split (dipisah) masing-masing channelnya.

5. Buka file gambar tadi di Photoshop, ubah resolusinya menjadi 80 dpi saja, karena rencananya akan dibuat halftone dengan kerapatan 40 LPI. Jadi rumusnya adalah:

Resolusi gambar (DPI) = 2 x kerapatan Halftone (LPI)

 Gambar siap diconvert menjadi halftone 

6. Di photoshop saya sudah terinstal action script dari Quickseps, jadi untuk mengkonversi desain ini menjadi halftone tinggal klik action-nya sesuai tingkatan LPI yang dikehendaki.

 Pilih action script yang 40 Lines Halftone 

7. Gambar setelah dikonversi menjadi halftone 40 LPI.

 Gambar siap di print. 

8. Simpan masing-masing gambar hasil pemisahan channel menggunakan format bitmap grayscale. Gambar siap dicetak tanpa harus menggunakan printer yang support postscript.


Demikian tutorial singkat ini semoga bermanfaat, untuk software Separation Studio bisa di download pada link dibawah ini.
  • Separation Studio
  • Quickseps
source


Available link for download

Read more »

Friday, April 14, 2017

Tutorial Canon Pixma MP220

Tutorial Canon Pixma MP220


Canon PIXMA® MP220 All-In-One InkJet Printer
Consumer Rating:
This standard photo all-in-one is ideal if you want to print, copy and scan at home. You can print from your memory card without a PC, thanks to the two-line LCD display .

See product details

Methods how to reset
1. Turn off the printer
2. Hold the Resume Button (red circle in the triangle),
add a printer (click “Power”) an indicator light green.
3. Hold the Power Button, release the Resume Button.
4. Not releasing the Power Button, double click “Resume” and release Both Buttons.
5. Click “Resume” for Four times
6. Once you click “Power”, to confirm the selected action (reset counter absorber). To disable the printer “Power” button to click again.


Available link for download

Read more »

Monday, April 10, 2017

Tutorial video instalasi linux Free BSD

Tutorial video instalasi linux Free BSD



Free Bsd adalah sebuah sistem operasi open source yang sangat bagus digunakan sebagi server, ini dikarenakan system ini sangat tangguh serta populer dikalangan pengguna internet di samping itu juga penggunaan yang tidak harus membayar.

Free BSD ini sangat ringan dijalankan dan tidak membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi cukup dengan komputer pentium 2 anda sudah bisa belajar mengenai fasilitas dari Free Bsd. berikut ini adalah tutorial dalam bentuk Video bagaimana cara Install linux Free Bsd.

link download video instalasi linux Free bsd adalah sbb :
video free bsd

untuk tutorial linux yang lain silahkan request atau kirim permintaan di buku tamu yang tersedia, pasti akan diusahakan..semoga bermanfaat.


Add to Google
Share


Available link for download

Read more »

Friday, March 24, 2017

Tutorial Arcview GIS 3 3 Latihan Cara Membuat Batas Wilayah

Tutorial Arcview GIS 3 3 Latihan Cara Membuat Batas Wilayah


Tutorial Arcview GIS 3.3 - Latihan Cara Membuat Batas Wilayah

Tutorial Arcview GIS 3.3 - Latihan Cara Membuat Batas Wilayah
Sebelum Latihan Cara Membuat Batas Wilayah Menggunakan Arcview 3.3, Kita pengenalan dulu apa itu Arcview?
Arc view adalah software sistem informasi geografis (SIG). Software SIG mempunyai kemampuan untuk menampilkan, memanipulasi dan merubah data SIG. Saat kita menggunakan SIG, kita bukan hanya harus mempelajari tentang software-nya tetapi juga datanya.
Data SIG mempunyai dua komponen, yaitu komponen spatial atau geografis dan komponen atribut atau table. Data spatial menampilkan lokasi geografis dari suatu features. Pada umumnya feature tersebut ditampilkan dalam bentuk titik ( point ), garis ( line ), polygon ( polygon ). Sebuah feature titik mewakili sebuah lokasi seperti lokasi kantor pemerintahan dan sekolah. Feature garis yang juga sering disebut dengan arc/segmen mewakili fitur area seperti persil tanah, danau, atau pegunungan tanah.( dikutip dari : MODUL DASAR ARC VIEW 3.3 - MEMBUAT PETA DENGAN MUDAH DAN EFEKTIF MENGGUNAKAN SOFTWARE ARC VIEW 3.3-PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI RONGGOLAWE CEPU 2012 )
Klik Gambar untuk memperbesar
Tutorial ini terinspirasi karena dalam waktu dekat ini akan ujian praktek Arc view membuat batas wilayah, Berikut Tutorial Arcview GIS 3.3 - Latihan Cara Membuat Batas Wilayah :



1. Buka Aplikasi Arc View anda
setelah programnya terbuka klik cancel



2. langkah berikutnya klik view




3. Klik Maximize untuk memperbesar tampilan




4. Untuk menampilkan file apa yang akan di baca di program Arc view ini klik File - Extensions







5. Beri tanda check pada kotak kemudian klik OK





6. Langkah berikutnya Klik View - add theme ( pastikan sebelumnya jpeg pada file extensions sudah kita beri tanda check )





7. Cari dimana drive tempat kita meletakkan gambar yang akan kita kerjakan, untuk data source type pastikan pada posisi image data source.




8. Pilih File (untuk contoh saya gunakan file peta blora.jpeg) lalu klik Ok






9. Setelah kita Ok kita aktifkan view nya dengan memberi tanda check pada kotak kecil


10. Setelah kita check tampilannya sebagai berikut





11. Langkah berikutnya mengatur view properties nya dengan cara klik properties





12. Untuk Maps Unit pastikan pada decimal degress,



13. untuk distance bisa anda isi kilometer, kemudian klik ok





14. Langkah selanjutnya klik new theme





15. Selanjtnya ganti point dengan line kemudian klik ok





16.Selanjutnya pilih drive dimana kita akan menyimpan file yang akan kita kerjakan - beri nama file tersebut - lalu klik ok





17. Selanjutnya membuat garis dengan stream mode digitizing - untuk pengaplikasiannya - bisa anda lihat pada gambar, jika di aplikasi anda belum muncul, cari lagi di File - extensions - beri tanda centang - lalu ok




18.Klik 1x pada mouse untuk membuat titik awal,





19. klik 2x untuk membuat titik akhir




20. untuk hanya menampilkan garis yang telah kita buat, uncheck pada view file asli





21. Klik ET untuk memulai mengedit, catatan jika ET di aplikasi anda belum muncul, kembali ke menu file - extensions - beri tanda centang pada MNDR dan edit tools





22. Setelah muncul klik edit theme





23. Saat muncul peringatan klik yes





24. Langkah selanjutnya klik clean





25. Kemudian klik full - intersect - analyze



26. tujuan dari langkah ini untuk menganalisa apakah garis yang telah kita buat sudah full tersambung atau belum, jika belum akan muncul titik titik merah yang menandakan masih ada garis terputus, selanjutnya klik close



27. masih pada edit tools - klik show edit tools - klik erase with polygon ( cara menggunakannya dari dari kiri atas ke kanan bawah sampai membingkai garis dan titiknya hasilnya seperti gambar di bawah


28. setelah semua titik merah kita potong dengan erase with polygon, saatnya kita menyambungkannya lagi dengan remove reduntance nodes untuk penggunaannya sama dengan erase with polygon





29. sekarang kita analisa lagi dengan menggunakan clean,




30. untuk caranya masih sama dengan klik full - intersect - analyze, Jika sudah tidak ada titik merah berarti garis anda sudah tersambung semua




31. kemudian klik close





32. langkah selanjutnya stop editing ( langkah ini sangat menentukan karena apabila tidak kita stop, kita tidak bisa meneruskan langkah langkah selanjutnya ), saat muncul peringatan klik yes




33. Selanjutnya Built Polygon , pilih drive tempat menyimpan file, beri nama file, ok





34. Maka tampilan gambar kita akan berwarna, langkah selanjutnya klik warna yang ada di bawah nama file simpanan kita 2x




35. Isi Value Type : Unique Value , Value file : Area Kemudian Apply



36.Tampilannya sebagai berikut, Selanjutnya memberi nama sesuai area, klik theme - table



37. Pada table - start editing





38. Selanjutnya Edit - Add Field





39. Isi name dengan judul field ( untuk contoh saya beri nama kecamatan ), sedangkan untuk Type : dalam posisi string, karena kalau numerik hanya untuk angka




40. klik kotak edit field seperti gambar isi sesuai kebutuhan lalu save pada drive yang telah anda tentukan kemudian klik ok

41. Langkah selanjutnya memberi tanda pada area , seperti gambar di bawah ini





42. Kemudian beri Nama seperti pada gambar





43. Langkah selanjutnya View - Layout - Lanscape Inset - Ok





44. Ganti judul, dan sesuaikan nama dan warna sesuai kebutuhan




45. File - Print untuk cetak





46. File - Export - untuk menyimpan dalam bentuk jpeg



Horee, berhasil, semoga saja lancar saat ujian. Selamat Mencoba, berdoa dulu sebelum mencoba, semoga di beri kemudahan ilmu. Ikatlah ilmu dengan menulisnya

Tutorial by :
Teknik Sipil (semester 1) STTR Cepu Blora
Semoga bermanfaat
Tutorial Arcview GIS 3.3 - Latihan Cara Membuat Batas Wilayah 
Sampaikan SARAN dan KRITIK ANDA ! karena tidak ada yang sempurna


Available link for download

Read more »