Showing posts with label memotret. Show all posts
Showing posts with label memotret. Show all posts

Monday, March 6, 2017

Tips Memotret Peristiwa Secara On The Spot

Tips Memotret Peristiwa Secara On The Spot


Bagi yang hobi photografi mungkin Anda lebih suka memotret objek yang unik, indah, dan berkesan. Sebuah peristiwa tentu bukan hanya terjadi melalui suatu fenomena alam, atau kejadian yang direkayasa.

Tetapi, peristiwa dramatis, seperti kecelakaan, kebakaran, atau peristiwa lainnya, mungkin masih sedikit yang bisa merekamnya ke dalam sebuah fotografi.

Biasanya, foto-foto peristiwa yang mendadak seperti itu, akan menambah nilai yang disampaikan. Berupa berita, pesan, atau bahkan sesuatu yang lebih menarik. Oleh karena itu, untuk mendapatkan gambar yang memuaskan, Anda memerlukan tips yang tepat.

Beberapa tips berikut bisa membantu Anda untuk mendapatkannya.

• Siapkan moral Anda
Saat menemui suatu kecelakaan mobil atau kendaraan serta musibah yang lain, pastikan moral Anda sudah siap. Siap untuk peduli, memberikan pertolongan, dan merasakan apa yang dirasakan oleh korban. Biasanya Anda akan merasa terbebani, apalagi jika Anda menjadi orang pertama yang melihat kejadian tersebut. Perdebatan yang muncul, seperti apakah harus menolong atau memotret terlebih dahulu.

Tipsnya adalah memotret dengan kilat dan akurat, kondisikan kamera Anda dalam keadaan yang siap untuk memotret. Dan berikan pertolongan kepada si korban. Namun, jika kondisinya ramai saat Anda ada di tempat kejadian, dan korban sudah tertolong, pastinya Anda tidak akan terbebani saat memotret.

• Jangan pernah gugup atau terburu-buru
Misalnya, sebuah kecelakaan mobil akan berlangsung setidaknya 10-15 menit hingga datang pertolongan. Waktu tersebut cukup lama untuk menyiapkan kamera dan angleyang baik. Apalagi dalam peristiwa kebakaran rumah, yang bisa berlangsung selama 30-45menit.

Tipsnya adalah jangan terbawa suasana panik saat kejadian. Tetap tenang dan konsentrasi terhadap gambar yang akan dihasilkan. Dalam hal ini, memang perlu pengalaman yang matang karena orang yang amatir perlu belajar menghadapi situasi mendadak seperti itu.

• Hindari faktor emosi saat memotret peristiwa
Jika Anda termasuk orang yang tidak berani melihat darah berceceran, atau bahkan tubuh korban yang telah hancur akibat kecelakaan, maka akan sulit merekam peristiwa secara detail. Tipsnya, cukup potret suasana secara natural. Ambil angle umum yang menggambarkan situasi pada saat kejadian. Apabila Anda sudah siap, ambillah gambar kondisi fisik korban dan lokasi kejadian.

• Apabila ada yang keberatan dipotret
Bila korban, atau ada yang lainnya ada yang keberatan dipotret, mungkin karena malu, atau atas kondisi lain, maka jangan dipaksakan. Tipsnya, gunakan pendekatan kekeluargaan agar dapat mengambil gambar secara natural. Anda bisa bilang bahwa foto tersebut sebagai pembelajaran agar orang lain tidak mengalami hal serupa.

• Pastikan memotret overview dan suasana secara umum terlebih dahulu
Gambar overview sederhananya mencakup pola S,P,O,K, yakni Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan. Misalnya, memotret kecelakaan mobil di jalan tol, maka gambar visual yang mampu mewakili secara umum yaitu ‘mobil menabrak pembatas jalan di tol merak’.

Itulah beberapa tips yang semoga saja bisa bermanfaat bagi Anda. Intinya memberi pesan, menceritakan kejadian, dan apa dampak yang terjadi dari kejadian tersebut, melalui hasil gambar yang diambil.
sumber


Available link for download

Read more »

Sunday, January 29, 2017

Teknik Memotret Photo Bokeh Dengan Kamera Prosumer

Teknik Memotret Photo Bokeh Dengan Kamera Prosumer


belajar photo makro

Setiap orang mungkin ingin selalu mencoba sesuatu yang baru dalam hidupnya, begitu dengan saya. Dengan kepenatan dan stress yang cukup menumpuk akibat pekerjaan yang monoton rasanya butuh sesuatu yang fresh untuk dicoba, tapi tentunya dengan pertimbangan cukup di bajet.
Salah satu hal yang sangat pengen saya coba adalah belajar photographi, sejak dulu mimpi pengen memiliki sebuah kamera yang bisa di ajak jalan-jalan dan bisa di gunakan untuk mengabadikan momen-momen berharga dalam perjalanan. Akhirnya doa pun terkabul, walau sekedar kamera semi pro merek FJ, tapi dengan fitur manualnya akhirnya saya coba untuk menjepret setiap momen yang saya rasa cukup berharga bagi seorang newbi.


Akhirnya setelah belajar dari suhu sejagad "Mbah Google" bagaimana caranya menggunakan kamera yang baik, serta unsur-unsur penunjang dalam seni photographi, saya pun mulai berpetualang. 
Setiap pemandangan, aktivitas maupun obyek-obyek lain tak luput dari incaran lensa kamera, maklum lagi semangat-semangatnya mencet shutter kamera.


Dalam tulisan kali ini, saya akan menampilkan hasil photo makro saya yang saya dapat dengan penuh kesabaran, maklum yang menjadi obyek disini bukan manusia, tapi serangga kecil yang sering kita sebut Capung.


Photo makro bagi seorang photographer profesional akan menjadi suatu karya yang sangat bagus, apalagi ditunjang dengan perangkat kamera yang bagus. Bagi saya yang newbi dan memiliki perangkat seadanya cukup puas dengan hasil yang pas-pasan.


Dalam pengambilan gambar ini saya menggunakan kamera prosumer merk Fujifilm S2980 dengan memanfaatkan fitur makro serta ditambah dengan lensa cembung (luv) untuk menambah efek bokeh (istilah untuk photo makro yang di pake para suhu). Alhasil seperti apa yang anda lihat. Cukup lumayan untuk mengabadikan mimik muka serangga kecil yang imut.
Tapi saya mohon maaf karena disini saya belum bisa membuat tutorial membuat efek bokeh pada photo makro tersebut. Tapi saya akan usahakan secepatnya.
Cukup sekarang saya tampilkan hasil nya saja, mungkin ada saran dan kritik dari para pengunjung blog ini, sudilah dituangkan di kotak komentar. Terimakasih


Available link for download

Read more »